Search This Blog

thumbnail

On June 06, 2017 with No comments

Apa kabar mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang hampir satu bulan jadi penghuni tahanan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat?
Baru-baru ini tersiar foto yang diyakini kondisi Ahok sekarang yang tampilkan oleh akun Instagram bernama basuki_btp_lovers .
Foto memperlihatkan lelaki yang dilahirkan di Manggar, Belitung pada 50 tahun yang lalu itu sedang foto bersama seorang lelaki.
Ahok mengenakan kaos hijau dan berkacamata. Rambutnya disisir belah pinggir seperti ciri khasnya. Tangannya sedikit bertolak pinggang. Dadanya terlihat bergelambir.
"Foto terbaru bapak Ahok, sehat terus ya pak :") we miss u," akun pendukung Ahok itu memberi caption.
Namun, bukan itu yang jadi perhatian warganet. Mereka melihat ayah dari tiga anak, Nicholas Sean, Nathania dan Daud Albeenner itu makin kurus.

Berikut komentar dari warganet yang juga menyertakan doa:
linceyoga: "Kurusan pak ajok nya...ttp in hands God"
farah_sybli: "Agak kurusan tapi tetap sehat ya Hok"
lindapoerba16: "Terlihat lebih kurus ... Semoga bp Ahok selalu sehat ya. Sabar adalah satu-satunya penolong."
Namun, bukan berarti tak ada yang mengirim komentar nyinyir, ada warganet yang menyamakan perlakukan terhadap Ahok sama dengan Gayus Tambunan.
rahmirangkuti: "Ah sehat x pun bapak ini. Gimana ga sehat,penjara vip. Keluar masuk suka2. Gayus 2"
Ahok divonis bersalah telah melakukan penodaan terhadap agama Islam oleh majelis hakim Pengadilan Jakarta Utara pada Selasa, 9 Mei 2017 dan langsung dijebloskan ke LP Cipinang, Jakarta Timur.

Namun, pada Rabu dini hari, Ahok dipindahkan ke Rutan Mako Brimob dengan alasan keamanan.
 Ahok divonis dengan hukuman dua tahun penjara. Kasus berawal dari pidato Ahok pada Selasa, 27 September 2016 di tempat pelelangan ikan di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu.
Ahok saat itu menyinggung musuh politiknya selalu memanfaatkan surah Al-Maidah ayat 51 untuk mengjegalnya di Pilkada. Berikut petikan pidato Ahok saat itu:
"Ini pemilihan kan dimajuin jadi kalo saya tidak terpilih pun saya berhentinya Oktober 2017 jadi kalo program ini kita jalankan dengan baik pun bapak ibu masih sempet panen sama saya sekalipun saya tidak terpilih jadi gubernur. Jadi cerita ini supaya bapak ibu semangat, jadi gak usah pikiran ah, nanti kalau gak kepilih, pasti Ahok programnya bubar, enggak, saya sampai oktober 2017, jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu gak bisa pilih saya, ya kan dibohongi pakai surat Al-Maidah 51, macem-macem itu, itu hak bapak ibu yah jadi kalo bapak ibu perasaan gak bisa kepilih nih karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu, ya enggak papa, karna ini kan panggilan pribadi bapak ibu, program ini jalan saja, jadi bapak ibu gak usah merasa gak enak, dalam nuraninya gak bisa milih Ahok, gak suka sama Ahok nih, tapi programnya gua kalo terima gak enak dong jadi utang budi jangan bapak ibu punya perasaan gak enak nanti mati pelan-pelan loh kena stroke."

thumbnail

On June 05, 2017 with No comments

Nasional, jakarta - Anggota tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, I Wayan Sudirta mengatakan, kabar tentang dikabulkannya penangguhan penahanan kliennya pada hari ini, Kamis, 11 Mei 2017 adalah berita palsu. Menurut Wayan, tidak mungkin penangguhan penahanan dikabulkan pada hari libur.

“Itu penipu, hari ini hari libur. Mana mungkin orang mengabulkan penangguhan penahanan hari ini. Itu hoax,” kata I Wayan Sudirta saat dihubungi Tempo, Kamis 11 Mei 2017.

Wayan menuturkan, usai Majelis Hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto memvonis Ahok dengan hukuman penjara dua tahun, suami dari Veronica Tan itu langsung menyatakan banding. Hal itu disusul oleh tim pengacara Ahok yang mengirimkan berkas banding ke pengadilan tinggi.

“Pertama, kami menyatakan banding, kedua mengajukan permohonan untuk pengambilan putusan hakim, ketiga, mengajukan permohonan penangguhan dengan penjamin-penjaminnya,” tutur Wayan.

Ia menambahkan, hingga saat ini tim pengacara Ahok juga belum mendapatkan konfirmasi dari pihak pengadilan tinggi mengenai tindak lanjut permohonan banding tersebut. “Permohonan kami belum ditandatangani. Pengadilan tinggi mengatakan masih menunggu berkas perkara dari pengadilan negeri untuk dikirim ke pengadilan tinggi,” tuturnya.

Menurut Wayan dirinya difitnah atas beredarnya berita yang mengatasnamakan dirinya. Dalam pesan berantai itu menyebutkan bahwa permohonan Basuki Tjahaja Purnama telah dikabulkan dan ditandatangani ketua pengadilan tinggi jakarta. Dalam pesan itu juga tertulis bahwa pembebasan Ahok akan dilakukan pukul 21.00 WIB sambil menunggu prosedur yang wajib dilakukan.

thumbnail

On June 05, 2017 with No comments

 Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membakar semangat pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk memenangkan pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta itu pada Pilkada DKI 2017.

Menurut Prabowo, pilkada kali ini merupakan pertarungan yang harus dimenangkan. Ia meminta massa pendukung yang hadir di kampanye akbar ini meyakinkan kerabatnya memilih Anies-Sandi.

"Rebut Jakarta, untuk selamatkan Indonesia," ujar Prabowo dalam pidatonya pada kampanye akbar yang berlangsung di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2017).

Prabowo menjanjikan pasangan Anies-Sandi membawa perubahan dan memperbaiki Jakarta. Prabowo berharap, tidak ada kecurangan dalam pilkada ini.

thumbnail

On June 05, 2017 with No comments

Presiden Joko Widodo membantah isu bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI) dan paham komunisme di Indonesia. Jokowi mengatakan, PKI dan paham komunisme dilarang oleh konstitusi dengan ditetapkannya MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia.
"Banyak isu PKI bangkit, komunis bangkit, pertanyaannya di mana bangkitnya? Karena sudah jelas di konstitusi kita bahwa PKI dan komunis dilarang di Indonesia," kata Jokowi saat menghadiri kajian Ramadan di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu, 3 Juni 2017.
Jokowi meminta ditunjukkan jika ditemukan adanya paham komunis dan PKI yang masih berkembang di Indonesia. "Kalau ada, tunjukkan kepada kita, tunjukkan kepada saya, saya gebuk detik itu juga, saya minta untuk menindak," ujar Jokowi.
Sementara itu, soal tuduhan dirinya dianggap melindungi PKI, Jokowi menyebut jika isu tersebut diembuskan tanpa bukti. Jokowi mempersilakan sang penuduh untuk mengecek orangtua bahkan kakek dan nenek Jokowi yang turut diseret dalam isu PKI.
"Payung hukumnya sudah jelas. Ada isu seakan-akan saya melindungi PKI. Saya dikait-kaitkan. Padahal, pada saat PKI dibubarkan, saya masih berusia tiga tahun. Karena tidak logis akhirnya ditarik ke orangtua saya," ucap Jokowi.
"Silakan dicek orangtua saya tinggal di mana, di desa di kampung mana, kakek nenek juga bisa dicek. Sangat mudah sekali di era keterbukaan ini, sebetulnya saya males menanggapi ini. Tapi karena ada kesempatan, saya sampaikan lah karena ini forum besar," ucap Jokowi.
Jokowi berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah mengembuskan isu yang tidak bertanggung jawab. Jokowi juga meminta masyarakat untuk memerangi informasi hoax yang belakangan marak di media sosial.
"Masih ada saja orang yang bermain kata-kata. Kalau berita di medsos, semua orang bisa buat berita, apalagi yang tidak terverifikasi banyak dan bisa dibuat," kata Jokowi. 

thumbnail

On June 03, 2017 with 1 comment

(Foto: Inilahcom)
INILAHCOM, Malang - Presiden Joko Widodo mengatakan agar masyarakat Indonesia tidak terjebak untuk saling menghujat, fitnah hingga menyebarkan kabar "hoax", khususnya melalui media sosial, melainkan produktif pada pembangunan bangsa.
"Saling menyalahkan, memfitnah, membuat berita-berita hoax di media sosial. Ini ada hal-hal yang tidak produktif, hal-hal yang tak memiliki kontribusi pada negara ini," kata Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Sabtu (3/6/2017).
Menurut Jokowi, Indonesia yang akan mendapat bonus demografi pada 2030 kedepan harus menyalurkan energi bangsa kepada optimisme dan energi yang positif, bukan saling memecah belah persatuan.
Jokowi mengingatkan kepada para pendidik dan pengajar untuk membina siswa-siswi Indonesia menjadi generasi yang produktif, bukan hanya mengenai akademi, tetapi juga sikap dan karakter kebangsaan.
"Betul-betul siapkan mereka dari awal untuk dunia nyata, dunia kompetisi, persaingan. Siapkan mereka untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi di universitas terkemuka di seluruh tanah air. Siapkan mereka dari awal agar memikiki cita-cita untuk membangun negeri ini saat mereka dewasa," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Berkaca kepada dunia internasional yang telah membangun teknologi di bidang ruang angkasa, transportasi cepat, dan perkapalan hingga keuangan elektronik, Jokowi mengatakan Indonesia harus mengejar ketertinggalan dengan memperbaiki SDM.
Dalam kunjungan kerjanya di Jawa Timur, Jokowi juga akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar kepada ribuan siswa di Kabupaten Malang.
Selain itu, jokowi dijadwalkan menghadiri Kajian Ramadhan 1438 Hijriah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang Dome, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.[tar]

thumbnail

On January 12, 2017 with No comments

Panas! Anak Buah Prabowo Tuding Bu Mega Menghasut Umat - JPNN.COM

Politikus Gerindra Muhammad Syafi'i menuding Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menistakan agama Islam.
Menurut dia, pidato Mega dalam pembukaan acara peringatan HUT PDIP menghina Allah SWT, Alquran, Nabi Muhammad SAW, dan umat Islam.
"Pidato itu terutama yang dia katakan bahwa firman Allah itu adalah ramalan adalah penistaan yang sangat menusuk akidah umat Islam dan harus dipertanggungjawabkan," ujar Syafi'i di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1).
Selain itu, lanjut dia, Mega telah menghina iman Islam. Pasalnya, salah satu bunyi rukun iman percaya pada hari akhir. Kalau tidak percaya hari akhir bukan Islam.
Firman Allah mengenai akhirat dan sebagainya, menurut pria yang akrab disapa Romo ini, adalah berita dari Allah dan bukanlah sebuah ramalan seperti yang dikatakan Megawati.
Kalau tidak percaya, seharusnya putri Bung Karno itu diam saja dan tidak usah menghasut umat.
"Indonesia bisa rukun dan damai karena mayoritas bangsa Indonesia percaya pada Allah, apa dia tidak sadar?" tegasnya seperti dimuat Kantor Berita Politik RMOL.
Dia pun yakin bahwa pidato tersebut bukan ditulis langsung oleh Megawati. Karenannya, anak buah Prabowo Subianto ini menilai Megawati maupun penulis pidato itu jelas tidak memiliki pemahaman yang baik tentang agama Islam.
Sehingga bisa berbicara dan menulis pidato yang demikian menyakitkan umat Islam,” imbuhnya. (rus/rmol)
sumber : JPNN
thumbnail

On December 09, 2016 with No comments



Ahok ketika berdialog dengan warga di Rumah Lembang, Menteng, Jakpus. Foto/SINDOnews/Yuanita

JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki T Purnama (Ahok) mengaku jika ia serba salah terhadap dirinya sendiri.

Ahok bingung dengan posisi saat dia merasa dituding umat Kristen tengah mengambil hati umat muslim. Namun disatu sisi umat muslim sendiri menolaknya karena dituding sebagai penista agama.

"Orang Kristen bilang aku ngambil hati orang Muslim, orang Muslim bilang aku penista agama. Aku bingung, disini dimarahin, disana enggak diterima juga. Ibaratnya surga enggak nyampe, neraka lewat, kasihan amat," ujar Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2016).

Gubernur non aktif itu bercerita hal ini ketika ia tengah membangun Masjid Raya di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Menurut Ahok, sebagian warga Kristen protes karena tak ada kebijakan yang sama terhadap pembangunan gereja.

"Kenapa enggak bangun gereja, aku bingung juga karena gereja enggak bisa dipakai bareng. Mau ikut aliran mana. Kalau gue bangun gereja cabang gereja saya pasti protes kalian," kata Ahok disambut dengan tawa pendukung yang hadir.

Ia juga bercerita saat membangun masjid di Balai Kota, Ahok menyebut ada sebagian warga Kristen bertanya kenapa tidak membangun gereja di lokasi yang sama. Menanggapi hal itu, Ahok menjelaskan bahwa orang Islam punya kewajiban untuk beribadah lima hari sehari dan salat Jumat pun dilangsungkan di sela-sela hari kerja.

"Aku mau bikin geraja di Balai Kota tapi orang kristen masuknya hari Minggu ya," ujar Ahok kembali disambut tawa warga. 

Sumber : kabarrepublika.com