Search This Blog

Jangan Kau Marahi Istrimu , Karena Ibu Rumah Tangga itu Lebih Repot ( YANG SETUJU TOLONG SEBARKAN KE KAUM PRIA SUPAYA TAU BETAPA PENTING NYA WANITA

On June 21, 2016 with No comments




Jadi seorang ibu rumah-tangga itu lebih berat pekerjaannya dibanding suami yang bekerja di luar tempat tinggal, Kenapa seseorang ibu rumahtangga lebih berat pekerjaannya? Simak ulasan berikut ini :

Shubuh hari bangun tidur, masihlah menanti yang paling kecil bangun.
Sambil lihat ada saat tahajud, yah tahajud.
Saksikan lagi si kecil masihlah terlelap tidur.
Dua anak yang lain masihlah sama.
Tiba azan shubuh … 04. 00
Ia shalat sunnah fajar, lalu berpindah ke Shalat Shubuh. Shalat itu baginya lebih utama dari pada ia ke tunaikan di masjid.
Jam 1/2 lima satu anak bangun tidur.
Si kecil nomer satu ini harusnya bangun karena ditunggu papanya di masjid untuk hafalan surat pada pagi hari bersama kawan-kawannya.
Segera ia menyiapkan air hangat untuk si puteri. Lekas si kecil mandi, lalu shalat shubuh di kamarnya.

Kemudian bergegas menuju masjid lantaran telah ditunggu papanya dan beberapa temannya.
Yang kecil yang lain bangun, ia baru 4 tahunan, bangun sekitaran jam 5. 15.
Ia juga diminta bergegas Shalat Shubuh.
Tiba yang paling kecil nomer tiga, bangunnya paling telat.
Ia paham bila anaknya paling kecil telah bangun, harus segera digendong karena umum rewel dan tangisanlah yang keluar pertama kalinya waktu bangun.
Berupaya untuk didiamkan, hingga si kecil mulai sadar.
Baru kemudian sekitar 1/2 jam lalu, anak nomer tiga ini dapat mandi.
Jam 6 pagi, si kecil yang paling besar siap-siap pergi sekolah sehabis disuapin ibunya sarapan.
Jam 7 pagi, siap-siap yang kecil nomer dua berangkat ke TK.
Bila dua anak telah pergi, sisa mengurus yng paling kecil, menggendong dan di ajak main di tetangga.

Saat ibu ini mengurusi anak yang paling kecil hingga jam 10 pagi.
Jam 10 …
Anak ke-2 pulang dari TK, masalah ibu ini jadi tambah jadi dua.
Jam 11, nomor pertama pulang dari SD, tambahlah tiga masalahnya.
Waktu siang hingga sore, ia rekani mereka bertiga tidur dan bermain. Selalu seperti itu.
Bahkan ia juga temani anak yang SD belajar saat musim ujian seperti ini.

Sore hari aktivitasnya sama memandikan serta temani lagi hingga malam hari.
Ia dapat istirahat nyenyak saat anak-anak telah tidur pada malam hari.
Verdana, sans-serif ; font-size : 10. 5pt ; " —
Hampir 18 jam, ia berbarengan anak-anak.
Sedang yang lain yang repot diluar, cuma menitipkan anak-anak pada Simbah atau baby sitter.
Mana kurang lebih hasil didikan yang tambah baik?
Mana kurang lebih yang lebih repot, apa jadi ibu rumah-tangga atau …?
Itu baru dalam soal mengurusi anak, belum memasak, membersihkan baju keluarga, hingga pada bersih-bersih tempat tinggal.
Ada ibu yang hanya bersama anaknya cuma 3 atau 5 jam dalam satu hari.
Istri yang hanya dirumah seperti diatas juga lumrah dandannya jadi berkurang untuk suami karena ia lebih prioritaskan anak-anaknya.
Beda dengan yang diluar sana, ia dapat berdandan untuk siapapun dan selalu anggun menawan.

Untuk ibu rumah-tangga, menjawab telepon atau SMS suaminya juga susah karena anaknya banyak rewel hingga waktunya habis untuk mengurus mereka.
Kami bangga merasakan wanita seperti itu.

Moga Allah membalasnya dengan pahala yang besar dan jadikan jihadnya dirumah bisa balasan surga.

Jadi ibu rumah-tangga tidak butuh sedih dan minder …
Ibu rumah-tangga yaitu pekerjaan mulia, walaupun tidak berpenghasilan. Namun balasannya melimpah nantinya, terlebih yang dihasilkan yaitu putera-puteri yang shalih/shalihah yang pasti jadi amal jariyah untuk keluarga.

Allah sudah memuji beberapa istri yang tinggal dirumah.

وَقَر�'نَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّج�'نَ تَبَرُّجَ ال�'جَاهِلِيَّةِ ال�'أُولَى 

“Dan tinggallah kalian didalam beberapa tempat tinggal kalian dan jangan sampai kalian berdandan seperti dandan ala jahiliah terdahulu” (QS Al Ahzab : 33).
Ibnu Katsir menafsirkan ayat di atas kalau jangan sampai wanita keluar tempat tinggal kecuali ada hajat seperti menginginkan menunaikan shalat di masjid selama penuhi sebagian syaratnya. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 6 : 182).

Alasan wanita tambah baik dirumah, jadi IRT (Ibu Tempat tinggal Tangga) karena wanita itu aurat. Dijelaskan dalam hadits dari ‘Abdullah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ ال�'مَر�'أَةَ عَو�'رَةٌ، وَإِنَّهَا إِذَا خَرَجَت�' مِن�' بَي�'تِهَا اس�'تَش�'رَفَهَا الشَّي�'طَانُ فَتَقُولُ : مَا رَآنِي أَحَدٌ إِلا أَع�'جَب�'تُهُ، وَأَق�'رَبُ مَا تَكُونُ إِلَى اللَّهِ إِذَا كَانَت�' فِي قَع�'رِ بَي�'تِهَا 

“Sesungguhnya wanita itu aurat. Bila dia keluar tempat tinggal jadi setan menyambutnya. Kondisi wanita yang paling dekat dengan Allah yaitu saat dia ada didalam rumahnya”. (HR. Ibnu Khuzaimah no. 1685 dan Tirmidzi no. 1173. Syaikh Al Albani mengatakan kalau sanad hadits ini shahih)
Wanita yang betah dirumah berikut yang lebih melindungi diri. Wanita karir demikian bebas bergaul dengan lawan jenis di kantor, tanpa ada kenal batas. Walau sebenarnya Allah Ta’ala memberikan pujian pada wanita yang melindungi dianya,

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِل�'غَي�'بِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ 

“Sebab itu jadi wanita yang shalih, adalah yang patuh pada Allah lagi pelihara diri saat suaminya tidak ada” (QS. An Nisa’ : 34). Ath Thobari berkata dalam kitab tafsirnya (6 : 692), “Wanita itu menjaga dianya saat tak ada suaminya, juga ia melindungi k3m4luan dan harta suami. Selain itu, ia harus merawat hak Allah dan hak diluar itu. ”

Berhasil senantiasa yah buat ibu rumah-tangga! Janganlah mengeluh yak arena berpahala besar

Sumber : Topmediasehat

Silahkan Lihat Videonya Di bawah:

loading...
loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »