Search This Blog

BERITA TERPOPULER : 130 Santri "KERACUNAN MAKANAN" saat menyantap soto nasi waktu berbuka puasa

On June 22, 2016 with No comments

Pasien diduga keracunan makanan soto di Jombang dirawat di Puskesmas, MTVN - Nurul Hidayat)
Jumlah santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam, Desa Jatirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang menjadi korban keracunan makanan usai menyantap soto ayam saat buka puasa mencapai 130 orang. Sebanyak 30 santri orang di antaranya, harus dirawat di puskesmas.

“Sekira 130 santri yang terkena keracunan. Namun, yang menjalani perawatan di Puskesmas Cukir hanya 30 orang. Untuk yang lainnya dilakukan rawat jalan,” ujar Muzani, pengurus Ponpes Mambaul Hikam, Rabu (22/06/2016).

Menurutnya, hampir seluruh peserta buka puasa bersama mengalami keracunan. Tak hanya para santri, beberapa warga sekitar ponpes yang ikut menyantap soto ayam yang dipesan dari salah satu tempat pemesanan makanan di wilayah Kecamatan Diwek itu, juga mengalami muntah-muntah.

“Kalau yang seratusan santri itu muntah-muntah dan diare saja. Tapi tidak sampai dirawat di Puskesmas. Mereka kita berikan obat dan Alhamdulilah sudah membaik semuanya. Bahkan saya juga termasuk korbannya juga,” imbuhnya.

Muzani menduga, soto ayam menjadi penyabab dirinya dan ratusan santri Ponpes Mambaul Hikam serta beberapa warga mengalami keracunan. Karena, hampir seluruh peserta buka bersama mengalami hal yang sama pasca-menyantap hidangan itu.
“Dugaan kami memang dari makanan soto. Tapi bukan dari kuahnya, melainkan dari daging ayam yang ada di dalam soto. Karena anak saya juga ikut makan soto, tapi tidak mengalami keracunan. Karena tidak makan daging ayam,” terangnya.

Hingga saat ini, lanjut Muzani, beberapa santriwati korban keracunan yang dirawat di Puskesmas Cukir kondisinya sudah mulai membaik. Bahkan, ada yang sudah diperbolehkan pulang.
“Mungkin hari ini juga ada yang pulang, karena saat saya ke sana semalam, beberapa santri juga sudah pulih,” tandasnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang menyatakan, jumlah pasien keracunan yang menjalani perawatan di Puskesmas Cukir mulai berkurang. Dari 29 pasien yang dirawat sejak Senin 20 Juni lalu, ada dua pasien sudah dipulangkan.
“Sekarang kondisi pasien sudah membaik. Bahkan, dua orang sudah dipulangkan, hanya tinggal 27 pasien saja. Kemungkinan hari ini juga akan ada yang dipulangkan lagi karena kondisinya sudah sehat,” ujar Kasi Surveilen Epidimologi dan Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Indah Fajaryati.

(Sumber : Okezone.com)

Silahkan Lihat Videonya Di bawah:

loading...
loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »